Ine no Funaya Kyoto Utara: Desa Nelayan Jepang yang Tenang dan Jarang Disorot
Jika Kyoto identik dengan kuil bersejarah dan jalanan tradisional yang ramai wisatawan, ada satu tempat tersembunyi di bagian utara Kyoto yang menawarkan suasana berbeda. Namanya Ine no Funaya, sebuah desa nelayan unik dengan rumah-rumah kayu yang berdiri tepat di atas laut. Tempat ini sering disebut sebagai salah satu hidden gem paling indah di Jepang.
Apa Itu Ine no Funaya?
Ine no Funaya adalah desa nelayan kecil yang terletak di Ine Town, Prefektur Kyoto, sekitar 2–3 jam perjalanan dari Kyoto City. Desa ini terkenal dengan funaya, yaitu rumah tradisional yang bagian bawahnya langsung menghadap laut dan biasanya digunakan sebagai garasi perahu.
Saat melihat deretan rumah kayu ini, suasananya terasa tenang dan klasik. Banyak orang mengatakan tempat ini memiliki nuansa seperti film Studio Ghibli karena pemandangannya yang damai dan alami.
Keunikan Ine no Funaya
1. Rumah Tradisional di Atas Laut
Sekitar 200 lebih funaya berdiri berjajar sepanjang teluk Ine. Rumah-rumah ini memiliki dua lantai:
- Lantai bawah untuk perahu dan alat nelayan
- Lantai atas untuk tempat tinggal
Desain ini sudah digunakan sejak ratusan tahun lalu dan masih dipertahankan hingga sekarang.
2. Suasana Tenang dan Tidak Ramai
Berbeda dengan Kyoto yang selalu dipenuhi wisatawan, Ine no Funaya masih relatif sepi. Ini membuatnya cocok bagi yang ingin menikmati Jepang dengan suasana lebih santai dan autentik.
3. Pemandangan Teluk yang Indah
Teluk Ine terkenal dengan airnya yang tenang dan jernih. Banyak pengunjung datang hanya untuk menikmati pemandangan laut, berjalan santai di desa, atau naik perahu kecil mengelilingi teluk.
4. Bisa Menginap di Funaya
Beberapa rumah tradisional di Ine sudah diubah menjadi penginapan. Menginap di funaya memberikan pengalaman unik karena kamu bisa langsung melihat laut dari jendela kamar.
Aktivitas yang Bisa Dilakukan di Ine no Funaya
Berjalan Santai di Desa
Menjelajahi desa dengan berjalan kaki adalah cara terbaik menikmati suasana. Jalanan kecil, rumah tradisional, dan laut di samping membuat pengalaman terasa berbeda.
Naik Perahu Keliling Teluk
Ada perahu wisata yang mengajak pengunjung berkeliling teluk Ine. Dari sini, kamu bisa melihat seluruh deretan funaya dari sudut terbaik.
Mengunjungi Ine Bay Sightseeing Boat
Perjalanan singkat menggunakan kapal wisata ini populer karena pengunjung bisa melihat pemandangan desa dari tengah laut.
Menikmati Kuliner Laut Segar
Karena merupakan desa nelayan, Ine terkenal dengan seafood segar seperti ikan, udang, dan sashimi.
Waktu Terbaik Mengunjungi Ine no Funaya
- Musim Semi (Maret–Mei): Cuaca nyaman dan pemandangan segar
- Musim Panas (Juni–Agustus): Laut terlihat lebih jernih
- Musim Gugur (September–November): Warna daun berubah indah
- Musim Dingin (Desember–Februari): Suasana tenang dan lebih sepi
Setiap musim memiliki keunikan tersendiri, tetapi musim semi dan gugur biasanya paling direkomendasikan.
Cara Menuju Ine no Funaya
Dari Kyoto:
- Naik kereta dari Kyoto ke Amanohashidate (sekitar 2 jam)
- Lanjut naik bus ke Ine (sekitar 1 jam)
Walaupun perjalanannya cukup jauh, pemandangan sepanjang perjalanan sangat indah dan sepadan.
Kenapa Ine no Funaya Layak Masuk Wishlist
- Hidden gem Jepang yang belum terlalu ramai
- Pemandangan desa nelayan tradisional yang unik
- Suasana tenang dan autentik
- Cocok untuk fotografi dan relaksasi
- Pengalaman menginap di rumah tradisional Jepang
Ine no Funaya cocok untuk wisatawan yang ingin melihat sisi Jepang yang lebih tenang, jauh dari keramaian kota besar. Jika kamu berencana ke Kyoto, tempat ini layak dipertimbangkan sebagai destinasi tambahan yang berbeda dari biasanya.




